sumber : Jurnal Bogor, 10 May 2009 oleh jayadi
Rubrik: Jurnal Sukabumi

Sukabumi - PERJUANGAN untuk menyelamatkan salah satu satwa langka yakni penyu, terutama Penyu Hijau (Chelonia mydas) di Sukabumi dari kepunahan nampaknya masih harus terus dilakukan. Pasalnya ancaman bagi satwa yang dilindungi undang-undang itu disinyalir masih terus berlangsung.
Salah satu buktinya adalah ancaman dari kegiatan wisata yang tidak mengindahkan upaya penyelamatan dan pelestarian terhadap satwa yang dilindungi undang-udang tersebut. Diantaranya masih banyak wisatawan yang dengan bebasnya mengganggu penyu saat akan bertelur dan setelahnya.
Seperti terjadi pada malam hari beberapa waktu lalu di Pantai Pangumbahan Desa Pangumbahan Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi, sekelompok wisatawan dengan bebasnya mengambil telur dari sarangnya saat seekor betina penyu masih mengeluarkan telurnya. Bahkan telur yang diambil bisa dibawa pulang oleh wisatawan. Read the rest of this entry »

SUKABUMI INDAH SEKALI

27 April 2009, 13:54 (Kliping Koran)

Kawasan Alamiah Harus Diselamatkan

Jurnal Bogor, 26 April 2009 oleh jayadi
Rubrik: Jurnal Sukabumi

Sukabumi - Sukabumi merupakan daerah dengan kondisi alamnya yang sangat bervariasi. Mulai dari laut hingga gunung terdapat di daerah yang secara administratif terdapat dua pemerintahan. Yakni Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi dan Pemda Kota Sukabumi. Hubungan kedua wilayah pemerintahan ini nampaknya sulit dipisahkan karena mayoritas warganya saling membutuhkan.
Dengan didukung banyaknya kondisi alam yang masih alami dan asri ini di Sukabumi pun terdapat sejumlah kawasan yang menjadi tujuan para wisatawan, baik wisatawan nusantara (wisnu) maupun wisatawan manca negara (wisman). Juga terdapat sejumlah lokasi yang oleh pemerintah pusat dijadikan sebagai kawasan konservasi sesuai dengan Undang-undang No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Read the rest of this entry »

Air Menjadi Prioritas

21 April 2009, 15:04 (Kliping Koran)

Jurnal Bogor, 12 April 2009 oleh rifky
Rubrik: Jurnal Sukabumi

Sukabumi - Soal air? Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Sukabumi nampaknya juga memprioritaskan persoalan air. Apalagi beberapa hari setelah Kota Sukabumi memperingati hari jadinya ke-95 ada dua perkampungan yang direndam banjir. Juga berbarengan pada peristiwa itu, Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) juga direndam meluapnya aliran sungai.
Mengapa hal itu terjadi ? Mungkin karena Kota Sukabumi hanya memiliki daerah tangkapan air yang sangat minim. Atau juga sudah banyak daerah tangkapan air yang telah berubah menjadi perumahan atau pertokoan atau fungsin lain. Padahal Kota Sukabumi ini berada dihimpit aliran sungai yang mengalir dari kawasan rimba belantara Gede Pangrango. Read the rest of this entry »

Jurnal Bogor, 12 April 2009 oleh rifky
Rubrik: Jurnal Sukabumi

Sukabumi - Menanam dan memelihara pohon tengah giat-giatnya dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Sukabumi. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan Kota Sukabumi kembali menjadi hijau, sejuk dan asri. Bahkan Walikota Sukabumi, H. Mokh. Muslikh Abdussyukur menargetkan menanam lebih dari sejuta bibit pohon di atas wilayahnya seluas 4.800,231 Hektar.
Untuk mewujudkannya, Pemda Kota Sukabumi pun mengajak seluruh lapisan warga dan semua pihak termasuk swasta untuk ikut andil. Bahkan aparaturnyapun langsung dilibatkan dalam setiap penanaman pohon dan termasuk pemeliharaannya. Belum lama ini para pejabat eselon II, III, IV dan V di telah menyumbangkan bibit pohon dan langsung menanamnya. Read the rest of this entry »

Sumber : Jurnal Bogor, 12 April 2009 Rubrik: Jurnal Sukabumi

Adakah getar hati
Adakah rasa hati, rasa memiliki
Siapa yang tak cinta
Siapa yang tak suka suasana Sukabumi

Itulah penggalan sebuah lirik dari lagu berjudul Sukabumi Melangkah Pasti terdengar sayup-sayup dari sebuah radio dalam angkutan kota berwarna ungu. Ternyata lagu ciptaan Ibu Empi. R dan Lucky Noor Lukman itu dilantunkan langsung Walikota Sukabumi, H. Mokh. Muslikh Abdussyukur pada jabatan sebelumnya.
Kendatipun terdengar sayup-sayup, lagu itu membuat hati terenyuh. Bahkan membangkitkan semangat untuk lebih mencintai Kota Sukabumi. Apalagi kalau para pendengarnya tahu kalau yang melantunkan lagu itu adalah orang nomor satu di Kota Sukabumi. Karena pada intinya lirik itu mengajak seluruh warga untuk mencintai Kota Sukabumi. Read the rest of this entry »

SAMPAH MENUMPUK DI BUPER TNGP

29 December 2008, 10:55 (Kliping Koran)

Aktivis Volunteer Panthera Punguti Sampah

Jurnal Bogor, 29 December 2008 oleh ekap
Rubrik: Jurnal Sukabumi
http://www.jurnalbogor.com/? p=7135

Sukabumi - Hanya dalam waktu singkat sekitar satu jam Himpunan Sukarelawan “Volunteer Panthera” berhasil mengumpulkan tujuh karung sampah dari kawasan bumi perkemahan (buper) Resort Selabintana Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP) Desa Perbawati Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, Minggu (28/12).
Kegiatan operasi bersih sampah di dalam kawasan buper itu merupakan salah satu rangkaian dalam peringatan Hari Jadi Volunteer Panthera ke-20. Selain operasi bersih sampah digelar pula pada Sabtu (27/12) malamnya acara seremonial dan dialog terbuka antar sukarelawan. Read the rest of this entry »